Waspadai, Mata Minus Tinggi Rentan Sebabkan Penyakit Glaukoma

Anda berada di website yang tepat jika sedang mencari obat, suplemen atau vitamin yang ampuh atasi penyakit mata minus, silinder, penglihatan kurang jelas, katarak, glaukoma, ablasio retina dan berbagai jenis penyakit mata lainnya.

Karena website www.AhlinyaPenyakitMata.web.id merupakan Ahlinya atasi dan obati berbagai jenis keluhan, gangguan dan penyakit pada mata. Menyediakan obat, suplemen dan vitamin khusus kesehatan mata yaitu Walatra Sehat Mata Softgel. 100 % herbal & berkhasiat tinggi !!!


Waspadai, Mata Minus Tinggi Rentan Sebabkan Penyakit Glaukoma

Waspadai, Mata Minus Tinggi Rentan Sebabkan Penyakit Glaukoma

Ahlinyapenyakitmata.web.id – Walaupun tidak seperti penyakit mata katarak yang dapat mengakibatkan kehilangan penglihatan atau kebutaan secara langsung, namun bagi Anda penderita mata mata minus yang tinggi, mulai saat ini ada baiknya Anda harus lebih berhati-hati.

Mengapa ?

Karena penelitian menjelaskan bahwa ternyata ada hubungan erat antara mata minus tinggi dan resiko mengembangkan penyakit mata glaukoma. Benarkah ? Mari cari tahu …

Mata minus atau dunia medis mengenal dengan sebutan penyakit miopa adalah salah satu gangguan kesehatan yang dapat mempengaruhi penglihatan mata, penyakit mata ini ditandai dengan gejala atau ciri utama yaitu penglihatan buram ketika melihat objek yang jauh.

Baca juga :

Mata minus sendiri terjadi ketika bola mata terlalu panjang, relatif terhadap kekuatan fokus kornea dan lensa mata. Hal ini menyebabkan sinar cahaya fokus pada satu titik di depan retina , bukan langsung pada permukaannya. Mata minus juga dapat disebabkan oleh kornea dan / atau lensa yang terlalu melengkung karena panjang bola mata. Dalam beberapa kasus, miopia disebabkan oleh kombinasi faktor-faktor ini.

Dilihat dari tingkat keparahannya, mata minus dapat dikelompokan menjadi 2, yaitu mata minus rendah dan mata minus tinggi. Mata minus dikatakan rendah jika memiliki ukuran dioptri ( D ) berkisar antara (minus 0.5D hingga minus 3D), sedang (minus 3D hingga 6D).

Anda dikatakan memiliki minus mata tinggi jika ukuran dioptrinya lebih dari 6 ( D ). Dan jika sudah demikian, maka ada beberapa kemungkinan komplikasi yang dapat terjadi sebagai akibat dari mata minus tinggi yaitu salah satunya ialah berkembangnya penyakit mata glaukoma.

Hubungan antara miopia dan glaukoma telah dieksplorasi selama hampir satu abad. Sejumlah penelitian, termasuk Studi Mata Blue Mountains dan Beijing Eye Study, telah menemukan bahwa risiko glaukoma tampak meningkat pada orang dengan miopia tinggi (6 D atau lebih).

Glaukoma, salah satu penyebab utama kebutaan ireversibel pada populasi orang dewasa di seluruh dunia. Glaukoma sudut terbuka primer (POAG) adalah tipe glaukoma yang paling sering dilaporkan dalam studi prevalensi berdasarkan populasi di seluruh dunia. Peningkatan tekanan intraokular merupakan faktor risiko utama yang terkenal untuk POAG.

Selain itu, ada bukti bahwa faktor risiko lain seperti usia, jenis kelamin, ras, kesalahan refraksi, faktor keturunan dan faktor sistemik dapat berperan dalam patogenesis glaukoma. Banyak penelitian menemukan bahwa miopia tinggi telah dikaitkan dengan POAG, namun, bukti langsung dan meyakinkan masih kurang.

Glaukoma adalah sekelompok penyakit, dan merupakan salah satu penyebab utama kebutaan ireversibel pada populasi orang dewasa di seluruh dunia. Glaukoma ditandai dengan hilangnya jaringan serat saraf retina, yang diakui secara klinis sebagai defek lapang pandang dan hilangnya tepi neuroretinal kepala saraf optik, yang disebut glaukoma neuropati optik.

Studi berbasis populasi menunjukkan bahwa risiko glaukoma meningkat dengan meningkatnya tingkat miopia. Sebagian besar penelitian menyatakan bahwa miopia sedang hingga tinggi dikaitkan dengan peningkatan risiko POAG.

Blue Eye Eye Study, salah satu studi yang sering dikutip saat membahas hubungan antara miopia dan glaukoma, setelah disesuaikan dengan usia, jenis kelamin, dan faktor risiko lainnya, menemukan hubungan yang kuat antara POAG dan miopia, dengan rasio odds 2,3 in mata dengan miopia rendah (antara -1,0 dan -3,0D) dan 3,3 pada mata dengan miopia sedang-ke-tinggi (> -3,0D).

Dan itulah hubungan resiko antara mata minus dan penyakit mata glaukoma. Semoga bermanfaat, terimakasih 🙂

Sumber : https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3530820/

Baca juga artikel lainnya :

Gejala dan ciri mata minus

Gejala dan ciri mata glaukoma

Beta karoten, dari kesehatan mata hingga kesehatan menyeluruh

Posted by Ahlinya Penyakit Mata

Waspadai, Mata Minus Tinggi Rentan Sebabkan Penyakit Glaukoma

Please follow and like us:
20

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.