Mengenal Katarak Kongenital Dari Mulai Gejala & Penyebabnya

Selamat datang di Page dan Website Resmi www.AhlinyaPenyakitMata.web.id Pusat Obat, Suplemen dan Vitamin Mata Herbal Berkualitas dan Terpercaya.

Bagi Anda yang mempunyai keluhan pada mata, kini telah hadir Eye Care Softgel yang mampu mengatasi, mengobati dan menyembuhkan berbagai penyakit mata.

Melayani pemesanan ke seluruh Indonesia dengan memberikan penawaran menarik untuk Anda ” BISA KIRIM BARANG DULU, SETELAH BARANG SAMPAI BARU BAYAR & DIJAMIN UANG KEMBALI JIKA PESANAN TIDAK SAMPAI KE ALAMAT ANDA

Mengenal Katarak Kongenital Dari Mulai Gejala & Penyebabnya

Mengenal Katarak Kongenital Dari Mulai Gejala & Penyebabnya

Katarak kongenital atau katarak bawaan mengacu pada gangguan penglihatan ( kekeruhan ) pada lensa mata yang hadir ketika seorang bayi dilahirkan. Lensa sendiri adalah struktur transparan terletak tepat di belakang pupil (lingkaran hitam di tengah mata). Hal ini memungkinkan cahaya untuk melewati ke lapisan peka cahaya jaringan di belakang mata (retina).

Katarak paling sering mempengaruhi orang dewasa yang lebih tua ( katarak terkait usia ), tetapi beberapa bayi yang lahir dengan katarak dan anak-anak juga dapat mengembangkan mereka di usia muda yang kemudian dikenal sebagai katarak kongenital.

Baca juga :

Obat Katarak Herbal Paling Ampuh

Pada umumnya, katarak terjadi ketika perubahan lensa mata menyebabkan penglihatan menjadi kurang transparan (jelas). Hal ini menyebabkan penglihatan berawan atau berkabut. Katarak kongenital merupakan salah satu penyebab utama kebutaan yang disebabkan pada anak-anak.

Apa saja yang menyebabkan seorang anak menderita penyakit katarak kongenital ?

Katarak dapat hadir pada saat lahir (kongenital) atau bisa berkembang di kemudian hari. Diperkirakan bahwa satu dari setiap 250 anak-anak akan mengembangkan katarak baik sebelum kelahiran atau selama masa kanak-kanak. Sedangkan penyebab pasti dari beberapa katarak yang ditemukan di kedua mata (katarak bilateral) tidak diketahui, banyak yang turun-temurun. katarak bilateral juga telah dikaitkan dengan sejumlah gangguan genetik.

Sedangkan katarak yang ditemukan hanya dalam satu mata atau dikenal dengan unilateral katarak biasanya tidak berhubungan dengan penyakit tertentu. Trauma adalah penyebab lain dari katarak unilateral.

Sebenarnya tidak ada penyebab pasti mengapa seorang anak memiliki penyakit katarak. Namun dalam kebanyakan kasus ada sejumlah alasan masuk akal kenapa seorang bayi atau seorang anak menderita katarak kongenital, diantaranya :

A. Gen dan kondisi genetik

Katarak hadir sejak lahir (katarak kongenital) kadang-kadang disebabkan oleh gen yang rusak yang diteruskan ke anak dari orang tua mereka. kesalahan ini berarti bahwa lensa tidak berkembang dengan baik.

Diperkirakan bahwa ada riwayat keluarga katarak kongenital di sekitar satu dari setiap lima kasus kondisi, dan penelitian terbaru menunjukkan penyebab genetik yang bertanggung jawab untuk sebagian besar katarak kongenital bilateral di Inggris. Katarak juga dapat dikaitkan dengan kondisi yang disebabkan oleh kelainan kromosom, seperti sindrom Down . Kromosom adalah bagian dari sel-sel tubuh yang membawa gen.

B. Infeksi selama kehamilan

Katarak kongenital juga bisa disebabkan oleh infeksi pada seorang ibu hamil. Infeksi utama terkait dengan peningkatan risiko katarak kongenital meliputi :

  • Simplex virus herpes – virus yang sering menyebabkan luka dingin.
  • Cytomegalovirus (CMV) – virus yang umum yang dapat menyebabkan gejala seperti flu.
  • Cacar – kondisi ringan tetapi sangat menular yang disebabkan oleh virus varicella-zoster.
  • Rubella (campak Jerman) – infeksi virus yang dapat menyebabkan ruam kulit merah-merah muda jerawatan.
  • Toksoplasmosis – infeksi parasit tertangkap dengan mengkonsumsi makanan, air atau tanah yang terkontaminasi dengan kotoran yang terinfeksi kucing.

C. Trauma mata – Terjadi akibat dari cedera pada mata.

D. Diabetes – Kondisi yang menyebabkan kadar gula darah seseorang menjadi terlalu tinggi.

E. Toxocariasis – infeksi parasit langka yang kadang-kadang bisa menginfeksi mata, menyebar dari hewan ke manusia melalui kotoran.

F. Galaktosemia – Kondisi dimana galaktosa gula (yang terutama berasal dari laktosa, gula dalam susu) tidak bisa dipecah oleh tubuh.

Lalu, apa saja gejala tanda dan ciri seorang bayi atau anak-anak yang memiliki penyakit katarak ?

Pada anak-anak, katarak dapat mempengaruhi satu atau kedua mata. Pada penyakit mata katarak terdapat sesuatu seperti berawan di lensa, kadang-kadang bisa lebih besar dan tidak biasa gerakan mata yang cepat ( nystagmus ), sehingga penglihatan seorang anak menjadi semakin terpengaruh. Serta penglihatan kurang jelas, katarak juga dapat menyebabkan “mata bergoyang-goyang” dan juling (di mana mata menunjuk dalam arah yang berbeda).

Pada lain kasus, seringkali bayi dengan katarak ringan muncul tanpa gejala, sehingga diagnosis terlambat selama bertahun-tahun. Ketika anak Anda bertambah usia, gejalanyapun mungkin tidak akan terlihat dengan jelas. Jika sudah demikian, maka resiko memiliki masalah penglihatan jangka panjang bisa saja terjadi pada anak tersebut.

Katarak yang mempengaruhi penglihatan sejak dini dan tidak cepat diobati kadang-kadang dapat menyebabkan kerusakan permanen penglihatan, termasuk gangguan mata malas dan bahkan kebutaan pada kasus yang berat. Baca juga : Obat Mata Katarak

Source :

  • www.nhs.uk
  • my.clevelandclinic.org

Terimakasih sudah berkunjung, semoga artikelnya bermanfaat dan menambah wawasan 🙂

Baca juga artikel lainnya :

Jenis Dan Macam-Macam Penyakit Katarak

Obat Mata Silinder

Obat Mata Glaukoma

Harga Eye Care Softgel Green World

Pengobatan Retina Mata Lepas Atau Ablasio Retina Tanpa Operasi

Cara Ampuh Menghancurkan Batu Empedu Tanpa Operasi

Posted by Obat Penyakit Mata

Mengenal Katarak Kongenital Dari Mulai Gejala & Penyebabnya

Please follow and like us:
20

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *